Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Penyaluran Bansos Pakai Data Baru Mulai 2027, Barang Subsidi Mau Diganti Cash

Pemerintah akan mulai menggunakan data hasil pemadanan lintas Kementerian dan Lembaga untuk penyaluran bansos mulai 2027. Proses ini didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh anak bangsa. Data yang dipadukan meliputi Dukcapil, Kementerian ATR/BPN, Polri, hingga Kementerian Agama. Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa integrasi data akan selesai akhir 2026, sehingga daftar penerima bansos dapat disusun lebih akurat. Pemerintah juga berencana mengganti subsidi barang dengan transfer dana tunai (cash) dalam satu hingga dua tahun ke depan. Rencana ini sudah dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto. Luhut menambahkan bahwa hasil pemadanan data ini juga akan memperbaiki penilaian desil warga yang selama ini sering dianggap tidak tepat. Ide penggantian subsidi harga dengan cash transfer sudah ada sejak 2013, saat Hatta Rajasa (Menko Perekonomian) menyampaikannya, dengan fokus awal pada subsidi BBM.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait