PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
PepsiCo Indonesia bekerja sama dengan Bali Waste Cycle (BWC) untuk mengolah limbah kemasan plastik multilapis (MLP) dari produk seperti Lay's, Cheetos, dan Doritos menjadi papan penunjuk arah dan papan nama jalan di ruang publik. Proyek ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar dan telah diterapkan di beberapa lokasi di Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, termasuk Taman Kota Sewaka Dharma di Lumintang dan Kemenuh Monkey River. Limbah plastik yang dikumpulkan dan diproses oleh BWC ini dimanfaatkan kembali sebagai material untuk infrastruktur publik, sekaligun dengan prinsip extended producer responsibility (EPR).
Bagikan
Berita terkait
Limbah Plastik Jadi Kaki Palsu, BWC: Sustainability untuk Kemanusiaan
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 00.28
Ilmuwan Ubah Limbah Plastik Jadi Kue Kering, Bagaimana Caranya?
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 09.00
PepsiCo Indonesia Bantu Perkuat Rantai Pasok Lokal melalui Panen Kentang Industri di Jawa Barat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 05.00
Perkuat Rantai Pasok Lokal, PepsiCo Indonesia Dukung melalui Panen Kentang Industri di Jabar
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.07