Pernyataan Kepala BNPB ke Prabowo Dikritik Keras: Jangan Normalisasi Bencana!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jurnalis Ahmad Arif mengkritik pernyataan Suharyanto, Kepala BNPB, ke Prabowo soal kebakaran hutan di Kalimantan Tengah dan Barat. Arif menilai pernyataan 'kehidupan normal' menormalisasi bencana dan mengabaikan dampak udara berbahaya. Ia menyoroti PM2.5, kesehatan warga, dan gangguan layanan publik sebagai indikator riil. Suharyanto dalam Rapat Terbatas menyatakan aktivitas masyarakat tetap berjalan meski gangguan transportasi dan penerbangan. Arif menekankan pejabat harus laporkan kondisi sebenarya, bukan mengkondensasikan situasi yang menyebar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 23.39
Kepala BNPB Jelaskan Maksud 'Normal' di Tengah Kabut Asap
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 22.30
Masih Dilanda Karhutla, Status Tiga Daerah di Kalbar Berbahaya
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.05
Prabowo Dapat Laporan 209 Ha Lahan Masih Terbakar, Seskab Ungkap Ini
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.49
Kepala BNPB Lapor Prabowo 209,78 Hektare Lahan Masih Terbakar
Berita terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Negara Hadir Tangani Bencana dan Karhutla
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.33
Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sisa 209,78 Hektare Terus Dipadamkan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.08
Membuat Risiko Bencana Lebih Terlihat dengan Komunikasi Visual
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 12.20
BNPB Ungkap Update Penanganan Karhutla di 6 Provinsi, Terluas di Riau
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.31