Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai pusat pengembangan dan pengujian bioetanol skala pilot. Fasilitas ini menerapkan pendekatan multi-feedstock dan multi-generation technology, mendukung penggunaan bahan baku 1G dan 2G. Kapasitas pusat ini mencapai 60 kiloliter per tahun, dengan proses mencakup pre-treatment, hidrolisis, fermentasi, distilasi, dan dehidrasi. Peluncuran ini didukung oleh kolaborasi strategis melalui dua nota kesepahaman: satu dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk pengembangan agribisnis dan ketahanan energi, serta satu lagi dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Toyota Tsusho Indonesia (TTI), dan Research Association of Biomass Innovation for Next Generation Automobile Fuels (raBit) untuk eksplorasi produksi bioetanol berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.19
Pertamina NRE Resmi Luncurkan Bioethanol Development Center
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 22.05
Pusat Pengembangan Bioethanol Dibangun di Lampung
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 21.48
Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation
kumparan · 14 September 2026 pukul 20.53
Pertamina NRE Kembangkan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation
Berita terkait
BBM Campuran Etanol Baru Tersedia di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 18.11
DIY Didorong Tanam Singkong untuk Dukung Produksi Bioetanol
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 14.11
ESDM Targetkan Bensin E20 Meluncur 2028, Cukai Bioetanol Dihapus
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.27
PNRE Teken 6 Kesepakatan dari Pengembangan Biofuel, Hidrogen hingga Konservasi Hutan
JawaPos · 5 September 2026 pukul 21.00