Perusahaan Game Idol Jepang Bangkrut, Biaya Pengembangan yang Tinggi Jadi Sebab
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

ODD No. Inc., perusahaan Jepang pengembang aplikasi game bertema idola remaja virtual seperti *Link! Like! Lovelive!*, mengajukan bangkrut pada bulan Agustus 2024. Menurut Tokyo Shoko Research Ltd., perusahaan berbasis di Tokyo ini memiliki kewajiban utang sebesar 10,7 miliar yen (setara Rp 1,19 triliun), menjadikannya kasus kebangkrutan terbesar di Jepang sepanjang tahun ini dari segi nilai utang. Meskipun berhasil menarik banyak pengguna, biaya pengembangan yang tinggi menjadi kendala utama yang mencegah perusahaan meraih keuntungan. Proses kebangkrutannya ditangani oleh firma hukum Linuma & Partners.
Bagikan
Berita terkait
Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi Sejak 1995
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 04.30
Jepang Dilanda Inflasi Tertinggi Tahun Ini, Harga Energi Menggila
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.51
1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut dalam Sebulan, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.02
Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.10