Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut dalam Sebulan, Ada Apa?

Juli 2026, Jepang mencatat 1.028 kasus kebangkrutan, naik 6,9% dari tahun sebelumnya. Angka ini mencapai 1.000 kasus dua bulan berturut-turut, didorong oleh keterbatasan tenaga kerja dan inflasi. Total kewajiban perusahaan yang bangkrut mencapai 236,3 miliar yen (Rp 26,9 triliun), naik 41,4%. Sektor informasi dan komunikasi mengalami lonjakan 62,5%, terutama perusahaan software terkena dampak AI. Kebangkrutan akibat kenaikan upah mencapai 63 kasus, dua kali lipat dari 2025. Sektor jasa menjadi paling terkena dengan 342 kasus. Perusahaan kecil (kewajiban <100 juta yen) menyumbang hampir 80% kasus kebangkrutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait