Kunjungan Xi disebut ingin membangun hubungan konstruktif dengan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Xi Jinping dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat pada 23-25 September 2026 untuk bertemu Presiden Donald Trump. Kunjungan ini bertujuan membangun hubungan konstruktif dan stabilitas strategis, melanjutkan kesepakatan stabilitas ekonomi dan perdagangan dari kunjungan Trump ke Beijing pada Mei 2026.
Fokus utama pertemuan mencakup isu bilateral, perdamaian dunia, serta pengelolaan risiko teknologi kecerdasan buatan (AI). Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng telah sepakat membentuk mekanisme pembahasan AI untuk mengelola ancaman siber dan senjata biologis. Terkait mineral strategis, China berkomitmen menjaga rantai pasok global namun tetap memberlakukan pembatasan ekspor logam tanah jarang untuk keperluan militer Jepang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.00
Amerika Serikat Siaga Petaka Besar, China Langsung Gaspol
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.43
Ketua MPR Temui Ketua Parlemen China, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.23
Akan Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Iran Tegaskan Hal Ini
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.20
China Kecam AS Larang Maskapai Iran Beroperasi: Sanksi Sepihak Ilegal!
Berita terkait
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19
China Bilang Amerika Cuma Gertak, Tuduh Ada Motif Tersembunyi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.05
China Tolak Seruan Bos Teknologi AS untuk Perlambat Pengembangan AI
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.15
Murka, China Ancam Batalkan Pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 17.41