Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pinhome Ungkap Tren Hunian Berkualitas, Kesehatan Jadi Prioritas

Pasar properti residensial Indonesia tetap tahan dan beradaptasi sepanjang semester 1 2026 meski tekanan ekonomi seperti PHK dan kenaikan biaya hidup masih ada. Pinhome mencatat total inventori rumah tapak nasional tumbuh 5 persen, dengan pertumbuhan melambat di Samarinda dan Balikpapan hingga 4,5 persen akibat tertundanya infrastruktur IKN. Di Kabupaten Badung, moratorium proyek menyebabkan penurunan inventori hingga -1,6 persen. Di sisi lain, kenaikan biaya konstruksi mendorong pengembang membangun rumah lebih kecil. Permintaan KPR komersial didominasi segmen menengah (Rp300 juta - Rp1 miliar) sekitar 49 persen, sementara segmen di bawah Rp300 jadi 21 persen. Aktivitas Take Over KPR mendominasi sekitar 60 persen pasar KPR akibat kenaikan BI-Rate hingga 5,75 persen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait