Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Pinjol Meledak 25%, Ferry Latuhihin: Pertumbuhan Ekonomi Tak Terasa di Rakyat

Ekonom senior Ferry Latuhihin menyoroti ketimpangan antara pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dicatat BPS pada 5,45% dan kondisi riil masyarakat. Ia menunjukkan data daya beli masyarakat yang menurun, angka pinjaman online (pinjol) yang naik 25,88%, dan kenaikan gaji buruh hanya 1,7% secara real. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak terasa oleh sebagian besar rakyat, melainkan hanya dirasakan oleh kelompok tertentu seperti pemilik program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ferry menegaskan bahwa gaji buruh yang naik hanya 1,7% sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45% menunjukkan adanya ketimpangan yang perlu diperhatikan. Ia mempertanyakan siapa sebenarnya pihak yang menikmati pertumbuhan tersebut di tengah kondisi kehidupan masyarakat yang kesulitan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait