PKS: Pemerintah Harus Jujur Soal Dampak Perang Iran-Amerika, Jangan Bebankan ke Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta pemerintah jujur mengenai dampak konflik Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi Indonesia. Johan Rosihan, anggota Komisi IV DPR, memperkirakan harga minyak dunia tinggi akan menekan kas negara, subsidi energi, transportasi, listrik, serta harga pangan. Dampaknya bergerak seperti efek domino: kenaikan harga minyak dan logistik memengaruhi harga komoditas pangan impor seperti gandum, kedelai, gula, daging, dan bahan pakan ternak. Indonesia bergantung pada impor energi dan komoditas pangan, sehingga risiko beban ekonomi menjadi sangat besar. Johan menekankan pentingnya transparansi pemerintah agar masyarakat memahami tantangan ekonomi dan tidak menanggung beban konflik geopolitik yang tidak langsung terjadi di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Dampak Perang AS-Iran Dinilai Perlu Diantisipasi dengan Kebijakan Adaptif
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.26
Singgung Perang Iran, Johan Rosihan Peringatkan Dampak Rencana Impor 1.000 Ton Beras Amerika
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 00.20
Kandang Cerdas Berbasis IoT Dorong Modernisasi Peternakan Rakyat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.48
Ngeri! Kiamat Pangan Hantam Eropa, Kerugian Tembus Rp3.734 T
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.03