Harga Minyak Naik, Kemenkeu Evaluasi Beban Subsidi APBN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan kenaikan harga minyak akan membebani anggaran subsidi energi pada APBN. Subsidi BBM, listrik, dan LPG saat ini belum sepenuhnya tepat sasaran, sehingga pemerintah perlu melakukan perbaikan agar subsidi lebih mencapai masyarakat kurang mampu. Dengan subsidi yang lebih tepat sasaran, dampak kenaikan harga minyak terhadap fiskal dapat ditekan. Pemerintah juga memperhatikan dampak terhadap inflasi dan tetap mempertahankan pengendalian harga pangan untuk mengurangi tekanan biaya hidup masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.03
Harga Minyak Naik, Wamenkeu Sebut Defisit APBN Bisa Bertambah hingga Rp 6,8 T
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.32
Luky Alfirman, Dicopot Purbaya Kini Jadi Wamenkeu
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.20
Oli Mesin-Laptop Beri Tekanan ke Inflasi, Kemenkeu Sebut Efek Global
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 05.56
Wamenkeu Sebut Angka Inflasi RI Lebih Baik Ketimbang AS dan Inggris
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Menyala, Seberapa Kuat Benteng APBN Menahan Beban?
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.50
Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel, Defisit APBN Dijaga Tetap di Bawah 3%
kumparan · 10 September 2026 pukul 17.31
Harga Minyak US$100, Purbaya: APBN Masih Aman, Defisit di Bawah 3%
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.19
Menkeu siapkan langkah jaga APBN jika harga minyak dunia melonjak
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 19.28