PLN Ungkap Pengembang Swasta Bakal Dominasi Proyek PLTA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5274798/original/066437500_1751802590-0d9f9f09-d839-4278-bf54-894c5927d853.jpeg)
PT PLN (Persero) mengungkapkan bahwa pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) akan mendominasi pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Total ada 315 proyek PLTA dan PLTM dengan kapasitas gabungan mencapai 11,7 gigawatt (GW), dari mana 262 proyek akan dikerjakan oleh sektor swasta. Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan hal ini dalam acara Indonesia Hydropower Summit 2026 Powering Indonesia's Clean Energy Pilar di Auditorium PLN pada Rabu (5/8/2026).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.55
PLTA Punya Umur Panjang, Operasi Bisa Lebih dari 100 Tahun
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.57
PLN Ungkap Proyek Pembangkit Hidro 11,7 GW Perlu Investasi Rp627 T
Berita terkait
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Satu Pembangkit Listrik Nuklir Masuk Roadmap PLN, Operasi Perdana Diproyeksi 2037
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.00
Efek El Nino, Kapasitas PLTA di Sulawesi Berkurang hingga 650 MW
Detik.com · 22 September 2026 pukul 22.30
Bahlil Akui El Nino Bikin PLTA Tak Maksimal, PLN Bantu Pasokan dari PLTS
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.52