PM Malaysia Sebut Taiwan Bagian dari China, Beijing Sambut dengan Gembira
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan Taiwan merupakan bagian dari China dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Senin (17/8). Anwar mendukung prinsip 'Satu China' sebagai dasar klaim Beijing atas Taiwan. Ia menyatakan Taiwan harus dilihat dalam konteks prinsip tersebut yang diakui oleh berbagai pihak. Anwar tidak mempermasalahkan kemungkinan China menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan jika upaya reunifikasi damai gagal, menggunakan Malaysia sebagai contoh jika satu provinsi memutus memisah diri. Pemerintah China mengapresiasi pernyataan Anwar, menyambut sikap tegasnya terhadap prinsip 'Satu China'. Pada 2025, Malaysia telah menyatakan dukungan terhadap prinsip 'Satu China' dengan menegaskan Beijing sebagai satu-satunya pemerintah yang sah bagi China. Kementerian Luar Negeri China menyatakan tidak ada yang akan menghalangi reunifikasi China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.50
China Tiba-Tiba Puja-puji PM Malaysia Anwar Ibrahim, Ada Apa?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 14.26
Anwar Ibrahim Dukung China Gunakan Kekuatan terhadap Taiwan, Taipei Marah
Berita terkait
Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.30
Kemlu soal Latihan RI dan China Diprotes Taiwan: Bukan Latihan Tempur
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.34
Apa Itu Passex? Latihan Gabungan Kapal Perang Indonesia dan China yang Bikin Taiwan Marah
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 11.40
TNI AL jelaskan latihan dengan China di timur Taiwan
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 17.33