PNM Salurkan Toren Air untuk Pengungsi Gempa NTT, Kapasitas 3.300 Liter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyalurkan dua unit toren air dengan total kapasitas 3.300 liter ke Posko Pengungsian Robo, Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk warga terdampak gempa. Masing-masing toren memiliki kapasitas 2.200 liter dan 1.100 liter, dengan air bersumber dari PDAM Ruteng. Fasilitas ini digunakan warga untuk kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), dan minum. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa air bersih menjadi kebutuhan dasar setelah pangan bagi masyarakat di pengungsian. PNM menekankan pentingnya infrastruktur sederhana yang dapat dimanfaatkan bersama, bukan hanya bantuan yang habis sekali pakai. Toren air ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama masa pengungsian. Penyaluran ini merupakan kelanjutan bantuan PNM Peduli, yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan pangan, kebutuhan bayi dan perempuan, serta dukungan untuk dapur umum di 8 titik pengungsian NTT. PNM melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan dan menyesuaikan bentuk bantuan secara bertahap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 19.28
PNM Peduli Salurkan Akses Air Bersih untuk Pengungsi Gempa NTT
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.00
Korban Gempa NTT Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Skemanya
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.11
PNM Peduli Sediakan Fasilitas Air Bersih untuk Pengungsi Gempa NTT
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 19.54
PNM Peduli Perluas Bantuan Gempa NTT, Kini Sediakan Akses Air Bersih di Pengungsian
Berita terkait
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
PNM Terus Bergerak dari Posko ke Posko Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.35
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00
Gempa Mengguncang NTT, Petugas Tetap Layani Warga Agar Pasokan Energi Terjaga
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.26