Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Polemik Gibran Berlarut, Prabowo Berpotensi Satukan Megawati dan SBY

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengusulkan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai langkah konsolidasi politik nasional. Ia menyatakan jika ketiga mantan presiden bersatu, stabilitas politik akan meningkat. Gatot juga menghubungkan skenario ini dengan isu diskualifikasi Gibran Rakabuming di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, jika Gibran didiskualifikasi, PDI Perjuangan mungkin bergabung dengan pemerintahan Prabowo. Sementara itu, proses perkara mengenai syarat pendidikan Gibran masih berlangsung di MK dan belum menjadi keputusan final. Gagasan 'politik nasi goreng' tersebut disampaikan dalam perbincangan di kanal YouTube Hersubeno Point. Gatot menilai persatuan tiga tokoh kepresidenan dapat mempercepat penyelesaian isu politik dan pemerintahan yang lebih efektif. Namun, ia menekankan bahwa skenario ini masuk dalam kategori analisis politik, bukan keputusan yang telah terjadi. Hingga kini, tidak ada kepastian soal pertemuan Prabowo-Megawati-SBY. Proses hukum Gibran di MK masih menjadi faktor penentu dinamika koalisi pemerintahan. Gatot menyatakan bahwa keputusan MK akan membuka ruang politik baru jika menyimpulkan diskualifikasi Gibran. tags": ["gibran", "prabowo", "megawati", "sbY", "mk"]

Berita terkait