Polemik Obligasi Daerah, Tim Purbaya atau Tim Pramono? Ekonom INDEF Pilih Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom INDEF, Didik J. Rachbini, mendukung peringatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah. Didik menilai Jakarta memiliki kapasitas anggaran besar dengan APBD mencapai Rp91 triliun, sehingga efisiensi belanja lebih prioritas daripada menambah utang. Ia mengkritik pemborosan anggaran daerah dan memperingatkan risiko gagal bayar seperti pengalaman Brasil.
Didik menekankan bahwa birokrasi cenderung menjadi 'budget maximizer' yang dapat meningkatkan risiko pengelolaan utang jika tanpa disiplin fiskal. Selain itu, ia menyoroti beban utang pemerintah pusat yang mencapai Rp10.000 triliun dengan bunga sekitar Rp600 triliun per tahun. Sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022, penerbitan obligasi daerah memerlukan persetujuan DPRD, Kemendagri, Kemenkeu, dan OJK, bukan keputusan sepihak kepala daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.05
DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Ekonom Ingatkan Hal Ini
Berita terkait
DBH Jakarta Dipangkas, Pramono Cari Dana Alternatif
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 19.40
Pramono Mau Terbitkan Obligasi, Ekonom Soroti APBD Jakarta Lebih dari Cukup
Detik.com · 11 September 2026 pukul 08.50
Indef Ungkap Dampak Penguatan DTSEN bagi Perlindungan Sosial
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.17
Pilkades 2027 Terancam Jadi Beban Anggaran? DPR Soroti Efisiensi Dana Desa
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 07.18