Indef Ungkap Dampak Penguatan DTSEN bagi Perlindungan Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menekankan pentingnya penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi program perlindungan sosial. Menurut Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti, penguatan DTSEN dapat mengurangi inclusion error dan exclusion error dalam penyaluran bantuan, sehingga warga yang berhak menerima bantuan dapat lebih tepat sasaran. DTSEN juga bertujuan menyatukan data dari berbagai sumber termasuk Kementerian, lembaga, dan Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi satu acuan yang konsisten.
Esther menjelaskan bahwa penguatan DTSEN tidak hanya meningkatkan ketepatan sasaran, tetapi juga meningkatkan efisiensi anggaran dengan mencegah data ganda, mengurangi tumpang tindih penerima, dan mempersempit potensi kebocoran dana. Data DTSEN diperbarui secara rutin setiap tiga bulan untuk memastikan keterbaruan dan validitas informasi. Selain itu, interoperabilitas data lintas instansi secara real-time melalui infrastruktur digital pemerintah juga menjadi bagian penting dari penguatan DTSEN.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa DTSEN bersifat dinamis dan perlu diperbarui secara berkala agar mencerminkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Ia mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam pemutakhiran data melalui kanal resmi seperti WhatsApp Center, Command Center, aplikasi Cek Bansos, atau melalui pemerintah daerah. Dengan data yang akurat dan terkini, pemerintah dapat lebih mudah mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan dan memastikan mereka dijangkau oleh program yang sesuai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 08.36
BPS sebut masyarakat terdaftar DTSEN tak otomatis penerima bantuan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 20.13
Kepala BPS: Legislator NasDem Eva Stevany Dimutakhirkan Jadi Desil 10
Berita terkait
Angka Kemiskinan versi BPS Beda Jauh dari Bank Dunia, Indef: Garis Kemiskinannya Terlalu Rendah
JawaPos · 6 September 2026 pukul 06.15
Kemensos: Desil Bukan Penentu Kaya atau Miskin
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.53
Gus Ipul Ungkap Penyebab Perubahan Desil DTSEN: Ada Data Baru Masuk dari BKKBN
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.46
Direktur ICI Sebut Data DTSEN Terus Diperbarui, Bukan Dipangkas
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.56