Politikus Minta Gibran Mundur, Bandingkan dengan Bung Hatta: Dinilai Jadi Jalan Terhormat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politikus senior Beathor Suryadi meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mempertimbangkan pengunduran diri dari jabatannya. Desakan ini disampaikan terkait kembali mencuannya polemik dokumen administrasi yang berkaitan dengan Gibran, khususnya terkait gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang diajukan Mercy Sihombing terkait dokumen penyetaraan pendidikan Gibran dari UTS Insearch Australia. Beathor menilai polemik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menjadi perdebatan publik yang terus-menerus. Ia menyoroti pertanyaan mengenai identitas orang tua dalam dokumen tersebut, namun menegaskan bahwa tudingan ini masih berada dalam ranah klaim dan perlu dibuktikan melalui proses hukum.
Bagikan
Berita terkait
'‘Final Itu!’ Advokat Tegaskan Gibran Gugur Syarat Wapres
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 10.20
Praktisi Hukum Optimistis Gugatan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Ditolak PTUN
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 21.48
Rismon: Tuduhan Cacat Administratif Pendidikan Gibran di Gugatan Denny Indrayana Masih Prematur
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 21.22
Skandal Daging hingga Anjing di Istana, Pejabat Kepresidenan Mundur
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.10