Populer: Bahaya Impor Beras RI; Pelita Air Maskapai Paling Tepat Waktu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memperingatkan bahaya ketergantungan impor beras yang dapat mendorong lonjakan harga hingga Rp 20.000 per kilogram. Konsumsi gandum nasional melonjak dari 3-4 juta ton pada 2004 menjadi 13 juta ton saat ini, berpotensi mengancam kedaulatan pangan. Biaya produksi beras domestik mencapai Rp 12.000 per kilogram, jauh di atas Thailand dan Vietnam (Rp 3.800), akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya efisiensi teknologi. Ketimpangan serupa terjadi pada tebu dengan biaya lokal Rp 14.000 per kilogram dibanding India dan Brasil di bawah Rp 4.000. Disparitas harga pangan antardaerah juga masih tinggi, seperti telur di Jakarta (Rp 26.000-Rp 28.000) versus Maluku dan Papua (di atas Rp 60.000).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.35
Tanpa Swasembada Pangan Harga Beras RI Bisa Tembus Rp20.000/Kg
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.50
Zulhas Bongkar Penyebab Beras RI Mahal, di Vietnam Cuma Butuh Rp3.800
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.36
Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras di Vietnam Rp3.800: Kita Rp12 Ribu
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.05
Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras di Vietnam Rp 3.800/Kg, RI Tembus Rp 12 Ribu
Berita terkait
Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Jalur Subsidi Pemerintah hingga Desa
VOI · 5 September 2026 pukul 06.30
Zulhas Ungkap Harga Telur di Papua Rp60 Ribu, 2 Kali Lipat dari DKI
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.33
Buku Pangan Indonesia Diluncurkan, Zulhas Beberkan Tantangan Nasional
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 19.59
Menko Zulkifli Hasan Sebut Pangan Adalah Masalah Kedaulatan dan Masa Depan Bangsa
JawaPos · 4 September 2026 pukul 19.45