Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PR Bank Indonesia, Eks Menkeu Jokowi Soroti Kondisi Cadangan Devisa Indonesia: Tak Besar-Besar Benar

Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyoroti bahwa cadangan devisa Indonesia belum cukup besar untuk memberi ruang yang luas bagi Bank Indonesia (BI) dalam menghadapi tekanan pada rupiah. Ia menyatakan cadangan devisa saat ini setara dengan lima setengah bulan kebutuhan impor, sehingga membuat pilihan kebijakan bank sentral terbatas ketika harus menjaga stabilitas nilai tukar. Bambang menekankan bahwa BI perlu menggunakan kombinasi kebijakan secara hati-hati, bukan hanya mengandalkan satu instrumen, sekaligus memastikan stabilitas rupiah berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi.

Situasi ini muncul setelah mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, yang sempat membuat pasar khawatir dan menyebabkan pelemahan rupiah. Presiden Prabowo Subianto baru saja mengusulkan satu nama calon gubernur BI ke DPR, yakni Destry Damayanti. Destry, yang pendidikannya mencakup Sarjana Ekonomi UI dan Master of Science dari Cornell University AS, memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan sebelum masuk ke lingkungan bank sentral. Ia pernah menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Kepala Ekonom Bank Mandiri, dan anggota Dewan Komisioner LPS pada periode 2015-2019.

Dengan latar belakang pengalamannya di sektor keuangan dan kebijakan ekonomi, Destry diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan terkait cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar di masa mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait