Prabowo Beberkan Ketidakpastian Global: Suku Bunga Tinggi-Nilai Tukar Tertekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027 pada 14 Agustus 2026 menyoroti ketidakpastian ekonomi global akibat perang yang mendorong kenaikan harga energi dunia, suku bunga global yang tinggi dan berpotensi naik, serta ketegangan geopolitik yang mengganggu perdagangan internasional. Tekanan ini berdampak pada nilai tukar sejumlah negara. Di tengah tantangan tersebut, perekonomian Indonesia tetap bertahan dengan pertumbuhan ekonomi semester I 2026 menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir, inflasi terkendali, dan permintaan domestik kuat. Kinerja APBN hingga akhir Juli 2026 mencatat pendapatan negara tumbuh 21,3% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sementara belanja negara meningkat 18,2%, menunjukkan ketahanan ekonomi di tengah tekanan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
Prabowo: Indikator Ekonomi RI Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Berita terkait
Bos IMF Wanti-wanti Dunia soal Inflasi dan Suku Bunga: Winter is Coming
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 16.11
Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.30
Bos BI Sebut Ekonomi Global Masih Loyo, RI Bagaimana?
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.00
Balada Trump-Xi Jinping dan Nasib Ekonomi Dunia
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.50