Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti memperkirakan suku bunga acuan Amerika Serikat (Federal Funds Rate) masih berpotensi naik setelah berada di kisaran 3,75-4 persen pada September 2026. Proyeksi ini didorong oleh inflasi global yang masih tinggi sekitar 4 persem, sementara pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat ke 3 persen. Kenaikan suku bunga AS diikuti dengan peningkatan yield obligasi pemerintah AS akibat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dan pelebaran defisit fiskal AS. Dampaknya, aliran modal ke negara berkembang seperti Indonesia semakin tertahan, sekaligus mendorong penguatan dolar AS dan tekanan pada mata uang lokal. Tegarannya, BI menekankan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. Di sisi domestik, pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi pemerintah tetap kuat, meski investasi swasta perlu diperkuat. Ekspor nonmigas juga menunjukkan perbaikan, namun penguatan daya saing dan diversifikasi pasar tetap diperlukan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait