Bos IMF Wanti-wanti Dunia soal Inflasi dan Suku Bunga: Winter is Coming
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357258/original/082951000_1790238985-IMF.webp)
Direktur IMF Kristalina Georgieva memperingatkan bahwa harga energi yang terus naik akan membuat inflasi global memburuk. Dampak perang Iran dan guncangan di Selat Hormus telah memicu kenaikan suku bunga oleh bank-bank sentral, menambah beban biaya pinjaman negara. Amerika Serikat akan menghabiskan lebih banyak uang untuk membayar bunga utang dibandingkan militernya, mengurangi ruang reda dampak ekonomi. Meskipun AI membantu mengimbangi dampak energi, teknologi belum mampu menghentikan ancaman penutupan Selat Hormus. IMF menyatakan bahwa negara berkembang yang telah mengurangi utang dan menerapkan disiplin fiskal kini tergerus oleh kenaikan suku bunga, bukan karena kesalahan masing-masing negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.30
Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.00
Bos BI Sebut Ekonomi Global Masih Loyo, RI Bagaimana?
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 07.00
ADB: BI Akan Pertahankan Suku Bunga Sampai Akhir 2026
Berita terkait
IMF Puji Ketahanan Ekonomi Global Atasi Guncangan Energi Iran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.00
IMF Sebut Ekonomi Global Tangguh Hadapi Guncangan, Tapi Waspadai Ini
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.45
Ekonomi Dunia Ditarik Dua Kekuatan Berlawanan, IMF Ungkap Pemicunya
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 12.00
Harga Minyak Naik 7% dalam Sepekan Imbas Perang AS-Iran
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 08.40