Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Kena Marah dari Segala Arah, Ruang Publik Disebut Jadi Kakofoni

Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik kualitas diskursus publik dan gerakan masyarakat sipil yang berkembang belakangan ini. Dalam bincang-bincang di kanal YouTube Total Politik pada 17 September 2026, ia menilai kritik terhadap kekuasaan saat ini kerap kehilangan arah sehingga ruang publik berubah menjadi sekadar hiruk-pikuk tanpa gagasan yang kuat. Rocky menggambarkan situasi ini sebagai 'kakofoni' atau kebisingan akibat semua pihak berlomba menyampaikan kemarahan tanpa tujuan yang jelas. Ia menyatakan bahwa kemarahan tidak perlu diorkestrasi, namun hasilnya justru menjadi lomba saling menyalahkan tanpa solusi konkret. Menurutnya, banyak perbincangan di berbagai medium, termasuk talk show dan podcast, dipenuhi sentimen dan kemarahan tetapi tidak diikuti dengan argumentasi yang memadai. Argumen cenderung tumpul sementi sentimen tajam, sehingga dua pihak berhadap-hadapan seolah sedang bertempur demi sesuatu yang belum ada. Rocky juga menyoroti gagasan 'Kabinet Bayangan' dari sebagian elemen masyarakat sipil sebagai bentuk oposisi terhadap pemerintahan. Namun, ia menilai gagasan tersebut masih berada dalam pola oposisi yang sekadar mengawasi dan mengoreksi kekuasaan, bukan menawarkan perubahan yang lebih mendasar. Menurutnya, oposisi seharusya melampaui kekuasaan, bukan hanya membayang-bayanginya. Rocky menekankan bahwa kritik tanpa ide tidak cukup untuk menciptakan perubahan struktural. Ia menginginkan solusi baru, bukan hanya memperbaiki sistem yang sudah ada. 'Mereka hanya ingin memperbaiki rumah yang sudah usang, sementara saya menginginkan rumah baru,' pungkasnya.

Berita terkait