Realisasi Subsidi Energi Tembus Rp 331 Triliun, Naik Rp 113 Triliun dari 2025
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2026 telah dibayarkan sebesar Rp 331,4 triliun kepada PT Pertamina dan PT PLN. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 (Rp 218 triliun) dan dibayarkan secara bulanan. Peningkatan pembayaran didorong oleh kenaikan konsumsi barang ber subsidi seperti BBM (naik 8,8%), LPG (naik 2,6%), pelanggan listrik bersubsidi (naik 2,1%), pupuk (naik 23%), dan debitur KUR (naik 5,9%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 14.30
Subsidi Energi dan Kompensasi Membengkak 52,1%, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp331,4 Triliun
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 14.40
Pemerintah Bayar Rp 331,4 Triliun Subsidi dan Kompensasi ke Pertamina-PLN
kumparan · 18 September 2026 pukul 13.30
Kemenkeu Pastikan Penempatan SAL Rp 200 T di Himbara Lanjut hingga Juli 2027
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.52
Kemenkeu Buka Suara soal Nasib Utang Kereta Cepat Usai Purbaya Dicopot
Berita terkait
Pulihkan Pasokan BBM, IESR Rekomendasikan 4 Langkah Ini
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.16
APBN KiTa Perdana Suahasil Jadi Menkeu: Pendapatan-Belanja Negara On Track, Defisit Terkendali
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 10.20
DPR Usul Batas Defisit Diubah, Wamenkeu: Kita Konsisten di Bawah 3%
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.00
Fed Naikkan Suku Bunga, Kemenkeu Buka Opsi Penyesuaian Harga Global Bond
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.00