Prabowo: Pasar Bisa Diatur Pemodal, Rakyat Harus Diberdayakan Lewat Koperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (14/8), menegaskan bahwa pemerintah mendirikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya memperkuat penguasaan negara terhadap rantai pasok. Menurutnya, pasar dapat dimanipulasi oleh pihak bermodal besar, sehingga rakyat perlu diberdayakan melalui koperasi. Prabowo menegaskan pemerintah tidak anti-pasar namun ingin melindungi masyarakat dari praktik manipulasi pasar oleh saudagar-saudagar.
Selain itu, Prabowo mengumumkan bahwa seluruh barang bersubsidi akan disalurkan melalui Kopdes Merah Putih dan dilarang diperjualbelikan karena subsidi merupakan uang rakyat untuk rakyat. Saat ini pemerintah telah mendirikan 10.000 Kopdes Merah Putih, dengan 3.300 di antaranya beroperasi optimal. Target pemerintah adalah 30.000 Koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi baik pada akhir tahun 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.57
Pidato Prabowo: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.11
Pidato Prabowo di Sidang Tahunan: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.52
Ketua MPR Beberkan Efek Kopdes Merah Putih, Warning Ini Jangan Terjadi
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.23
Prabowo: Kita Tak Anti Pasar, tapi Pasar Bisa Dimanipulasi
Berita terkait
Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Tak Boleh Jadi Dagangan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Prabowo: Pertama Kali dalam Sejarah Negara Kuasai Rantai Pasok Sendiri
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.10
Prabowo: Berkat Koperasi, Pertama dalam Sejarah Negara Kendalikan Rantai Pasok
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.09
Prabowo: Semua Barang Subsidi Disalurkan Kopdes, Tidak Bisa Diperdagangkan!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.59