Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Tak Boleh Jadi Dagangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa barang-barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan akan disalurkan melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kebijakan ini merupakan bagian upaya pemerintah memperkuat ekonomi rakyat sekaligus mencegah penyalahgunaan subsidi untuk kepentingan tertentu. Prabowo menekankan bahwa subsidi berasal dari uang rakyat sehingga manfaatnya harus kembali kepada masyarakat.
Saat ini, pemerintah telah mendirikan 10.000 Kopdes Merah Putih, dengan 3.300 di antaranya beroperasi secara optimal. Targetnya adalah mencapai 30.000 koperasi yang berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir tahun 2026. Kehadiran koperasi ini diharapkan memberikan negara kendali lebih besar terhadap rantai pasok, sehingga distribusi barang kebutuhan masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh pihak yang menguasai modal atau pasokan.
Dengan skema penyaluran melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah ingin memastikan barang subsidi tetap dalam jalur distribusi yang tepat untuk masyarakat. Langkah ini juga bertujuan memperkuat peran koperasi di tingkat desa sebagai instrumen pengaturan ekonomi lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.57
Pidato Prabowo: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.11
Pidato Prabowo di Sidang Tahunan: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.10
Prabowo: Pertama Kali dalam Sejarah Negara Kuasai Rantai Pasok Sendiri
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.09
Prabowo: Berkat Koperasi, Pertama dalam Sejarah Negara Kendalikan Rantai Pasok
Berita terkait
Prabowo: Pasar Bisa Diatur Pemodal, Rakyat Harus Diberdayakan Lewat Koperasi
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.17
Berkah Koperasi Merah Putih, Prabowo: Pasar Tak Bisa Dikuasai Saudagar
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.55
Ketua MPR Beberkan Efek Kopdes Merah Putih, Warning Ini Jangan Terjadi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.52
Prabowo: Kita Tak Anti Pasar, tapi Pasar Bisa Dimanipulasi
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.23