Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Siapkan Insentif 1 Juta Motor Listrik, Alva dan Gesits Masuk Radar Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemberian insentif yang cukup besar bagi perusahaan Indonesia yang mampu memproduksi satu juta motor listrik dalam negeri. Pengumuman itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Sehari sebelumnya, Prabowo meresmikan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan skema insentif masih dimatangkan agar selaras dengan ekosistem kendaraan listrik nasional, meskipun anggarannya sudah tersedia. Pemerintah akan membahas rancangan aturan dan besaran tarif insentif bersama DPR. Airlangga menyebut Alva dan Gesits sebagai contoh produk yang masuk radar pemerintah. Target satu juta unit menunjukkan kebijakan ini diarahkan untuk memperbesar kapasitas produksi nasional dan memperkuat perusahaan Indonesia di industri kendaraan listrik.

Prabowo menjelaskan kebijakan tersebut bertujuan menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar minyak impor, serta mengembangkan rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, dan layanan purnajual. Indonesia dinilai telah memiliki hampir seluruh unsur yang dibutuhkan untuk membangun rantai pasok baterai kendaraan listrik. Detail tarif, kriteria produk, dan mekanisme penyaluran belum diumumkan karena masih didiskusikan dengan DPR.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait