Berkah Koperasi Merah Putih, Prabowo: Pasar Tak Bisa Dikuasai Saudagar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR pada Jumat 14 Agustus 2026 menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih telah mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Melalui keberadaan koperasi tersebut, negara untuk pertama kalinya sejak kemerdekaan berhasil menguasai rantai pasok di dalam negeri.
Prabowo menegaskan bahwa penguasaan rantai pasok oleh negara membuat harga di pasar dalam negeri tidak lagi bisa dikendalikan oleh sekelompok orang atau saudagar yang hendak mempermainkan pasar. Kehadiran pemerintah bertujuan mencegah pasar dimanipulasi oleh pihak-pihak yang memiliki modal besar.
Namun, Presiden menekankan bahwa pemerintah tidak bersikap anti-pasar. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga perekonomian bergerak sesuai mekanisme permintaan dan penawaran. Prabowo menjelaskan bahwa ekonomi memang didasari oleh pergerakan pasar, namun pasar harus dilindungi dari manipulasi dan pengaturan oleh segelintir pihak yang menguasai modal besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Tak Boleh Jadi Dagangan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.57
Pidato Prabowo: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.23
Prabowo: Kita Tak Anti Pasar, tapi Pasar Bisa Dimanipulasi
Berita terkait
Prabowo Kejar Target 30.000 KDMP hingga Akhir 2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.40
Prabowo: Pasar Bisa Diatur Pemodal, Rakyat Harus Diberdayakan Lewat Koperasi
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.17
Pidato Prabowo di Sidang Tahunan: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.11
Prabowo: Pertama Kali dalam Sejarah Negara Kuasai Rantai Pasok Sendiri
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.10