Prabowo Wanti-wanti Pengusaha: Perang Geopolitik Ancam Harga Pangan dan BBM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti para pengusaha tentang dampak konflik geopolitik global, seperti perang Rusia-Ukraina sejak 2022 dan ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan AS dan Iran, terhadap kenaikan harga pangan dan BBM. Dalam pertemuan dengan Kadin Pusat dan Daerah di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 31 Juli 2026, ia menekankan situasi dunia yang sangat rentan dan peringatan yang telah disampaikannya sejak awal pemerintahannya.
Prabowo mengulas bahwa perang di satu bagian bumi berdampak luas pada harga komoditas vital, dengan jutaan korban berjatuhan. Ia menyatakan bahwa fluktuasi harga energi dan pangan terkait langsung dengan kondisi geopolitik yang memanas.
Selain itu, Prabowo mengungkapkan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, termasuk beras, setelah puluhan tahun. Capaian ini dianggap penting untuk ketahanan bangsa dan dasar ekonomi, meskipun sempat diragukan oleh sebagian pihak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 08.01
Tak Hanya Harga Minyak, Super El Nino Bisa Jadi Malapetaka Baru
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 05.06
Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.36
Prabowo Heran Masih Ada yang Nggak Percaya RI Swasembada Pangan
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 13.18
PFII Dibentuk, Indonesia Incar Arus Dana Global di Tengah Gejolak Geopolitik
Berita terkait
Ketidakpuasan Publik Dalam Narasi Besar Perubahan Struktural
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 22.13
Pertamina Tegaskan Tak Ada Perubahan Harga BBM per 21 September 2026
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.11
Prabowo Tuding Antek Asing Dalang Setiap Kerusuhan di Indonesia
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.31
Indonesia and the Doctrine of Strategic Autonomy
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 22.50