Kelola Risiko Fiskal, Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajukan Ranperda Pembentukan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp 5,6 triliun. Dana ini akan dialokasikan secara bertahap untuk membiayai pembangunan jangka panjang yang tidak dapat dipenuhi oleh anggaran satu tahun, seperti transportasi publik, pengendalian banjir, perumahan, kesehatan, dan pendidikan.
Langkah ini bertujuan mengelola risiko fiskal, menjaga kesinambungan keuangan daerah, serta mengantisipasi tekanan terhadap APBD. Sumber dana berasal dari surplus APBD atau penyisihan penerimaan daerah. Sebelum digunakan, dana tersebut dapat ditempatkan pada instrumen investasi yang aman dan likuid untuk memastikan pembiayaan pembangunan Jakarta berjalan tertib dan akuntabel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.51
Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 Triliun, untuk Apa?
Berita terkait
Ekonom CORE Sebut Rencana Obligasi Daerah Pemprov DKI Masuk Akal, Ini Alasannya
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 17.56
DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Ekonom Ingatkan Hal Ini
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.05
Pramono soal APBD DKI 2026 Turun: Tak Kurangi Kualitas Pembangunan
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.47
Bima Arya Ajak DPRD Se-Indonesia Kawal APBD agar Lebih Berdampak
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 18.39