Pemprov DKI Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T, Pramono: Biar APBD Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 4,6 triliun untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan hal ini saat bertemu di Mal Pelayanan Publik Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dana cadangan ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang dan peraturan pemerintah yang mengharuskan setiap pemerintah daerah memiliki dana cadangan. Pramono menjelaskan bahwa angka Rp 4,6 triliun merupakan rata-rata dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang dimiliki Jakarta. "Kenapa angkanya 4,6? Rata-rata SiLPA kita juga segitu," katanya. Dana cadangan ini nantinya dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan APBD, terutama mengingat APBD Jakarta saat ini berada di kisaran Rp 80 triliun lebih. Pramono berharap keberadaan dana cadangan ini dapat menjadikan Jakarta sebagai contoh provinsi yang pengelolaan APBD-nya transparan, terbuka, dan sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.05
Pramono Anung Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dana Cadangan Rp5,6 Triliun
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 12.49
Pramono: Jakarta Siapkan Dana Cadangan Rp 4,6 T untuk Backup APBD
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.51
Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 Triliun, untuk Apa?
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 11.16
Pramono Minta Oknum Penipuan Rekrutmen Damkar DKI Dipecat
Berita terkait
Kelola Risiko Fiskal, Pramono Siapkan Dana Cadangan DKI Rp 5,6 T
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.13
Pramono soal APBD DKI 2026 Turun: Tak Kurangi Kualitas Pembangunan
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.47
Di Depan AHY, Pramono Singgung APBD Jakarta Dipotong: Jangan Nambah Lagi
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.52
DKI Jakarta Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 07.27