Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 7,23% pada sesi I Rabu (15/9/2026) setelah Presiden Direktur Adrianto Pitojo Adhi ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. OTT yang dilakukan Senin (14/9/2026) malam menangkap 17 orang, termasuk kepala kantor pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang, serta pejabat Kementerian ATR/BPN. Penangkapan terkait dugaan penyalahgunaan Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor dan penerimaan lainnya. KPK menyita sekitar 20 koper berisi uang tunai rupiah dan valas dengan nilai ratusan miliar rupiah. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Summarecon terkait penangkapan Adrianto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 13.00
KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper Terkait OTT ATR/BPN Kabupaten Bogor
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 12.00
OTT KPK: 17 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 10.54
Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Ditangkap dalam OTT KPK di Kabupaten Bogor
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 10.10
KPK Sita Uang Sebanyak 20 Koper dan Valas dari OTT di Kabupaten Bogor
Berita terkait
OTT KPK di BPN Bogor, 17 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Miliar Disita
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.47
KPK Gelar OTT se-Jabodetabek Terkait Kasus BPN Kabupaten Bogor
kumparan · 15 September 2026 pukul 01.00
KPK Sita Uang Ratusan Miliar Dalam OTT di Kabupaten Bogor Terkait Pengurusan HGB
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 23.46
KPK Tangkap 17 Orang Dalam OTT di Bogor-Tangerang, Ada Dirjen dan Dua Kepala Kantah
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 23.33