Produksi Batu Bara & Penjualan Alat Berat UNTR Turun Terkendala RKAB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan produksi batu bara dan penjualan alat berat akibat RKAB yang belum sepenuhnya disetujui pemerintah. Kapasitas produksi UNTR mencapai 15 juta ton, namun RKAB yang disetujui hanya 7,4 juta ton pada pertengahan Juni 2026. Penjualan batu bara turun 22% dari Januari hingga Agustus 2026 menjadi 6.723 ton, sementara penjualan alat berat menurun 21% menjadi 2.689 unit. Penjualan big machine menurun drastis dari 860 unit menjadi 436 unit. UNTR baru saja mendapatkan persetujuan RKAB sebesar 12,4 juta ton pada Agustus 2026. Produksi di Kalimantan Tengah terhambat oleh El Nino dan musim kemarau, sehingga penjualan diproyeksikan optimal pada Q4 November-Desember 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.53
Kinerka Keuangan UNTR Anjlok karena 2 Penyebab Ini
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.45
Bahlil Tegaskan Penerbitan RKAB Bayan Resources Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.25
Bahlil Pastikan Tambahan Produksi BYAN Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.12
RKAB Terbit! Produksi Batu Bara Bayan Ditambah, Bahlil Buka Suara
Berita terkait
RKAB Batu Bara Mulai Pulih, UNTR Hadapi Ancaman El Nino
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 17.23
Usai Sahamnya Dibeli Haji Isam, RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui 15-20 Juta Ton
kumparan · 21 September 2026 pukul 18.59
ESDM Pastikan RKAB Tiga Anak Usaha BYAN Terbit, Total Kuota Produksi 15-20 Juta Ton
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.50
RKAB Terbit Usai Haji Isam Borong Saham BYAN, ESDM Buka Suara
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.07