RKAB Terbit Usai Haji Isam Borong Saham BYAN, ESDM Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM telah menerbitkan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Persetujuan ini memberikan tambahan kuota produksi batu bara sekitar 15 hingga 20 juta ton setelah perusahaan memenuhi seluruh persyaratan evaluasi.
Dirjen Minerba, Tri Winarno, menegaskan bahwa penerbitan RKAB ini murni berdasarkan prosedur dan tidak berkaitan dengan perubahan kepemilikan saham perusahaan. Hal ini menepis anggapan adanya pengaruh dari akuisisi saham BYAN oleh PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam, yang telah menandatangani perjanjian jual beli 10.000.000.500 saham pada 16 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 September 2026 pukul 18.59
Usai Sahamnya Dibeli Haji Isam, RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui 15-20 Juta Ton
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.13
Saham BYAN Jatuh 5,06 Persen Meski RKAB 3 Anak Usaha Terbit
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.50
ESDM Pastikan RKAB Tiga Anak Usaha BYAN Terbit, Total Kuota Produksi 15-20 Juta Ton
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.01
Resmi! Bayan Dapat Tambahan Produksi Batu Bara 15-20 Juta Ton
Berita terkait
RKAB Terbit, Saham BYAN Melonjak 20% ke Rp13.825
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.36
Bayan Force Majeure Gegara RKAB Habis, ESDM Buka Suara
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.00
ESDM Ungkap Alasan Belum Terbitkan Persetujuan RKAB Bayan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01
Haji Isam Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T, Jauh di Bawah Nilai Pasar
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.21