Bahlil Tegaskan Penerbitan RKAB Bayan Resources Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354707/original/070457500_1790059781-1000450415.jpg)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tidak berkaitan dengan proses akuisisi saham perusahaan oleh pihak terafiliasi dengan Haji Isam. Menurut Bahlil, kedua proses tersebut sepenuhnya berbeda, dengan RKAB merupakan urusan perizinan yang sudah diajukan sejak lama dan sedang berjalan secara terpisah dari transaksi kepemilikan saham. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan bahwa RKAB untuk anak usaha BYAN telah resmi terbit sejak pertengahan September 2026 setelah memenuhi seluruh persyaratan administratif. Dengan terbitnya RKAB ini, grup usaha BYAN mendapat tambahan kuota produksi batu bara sekitar 15-20 juta ton. Tri juga membantah anggapan bahwa penerbitan izin ini ada hubungannya dengan pengambilalihan saham BYAN, menjelaskan bahwa perubahan struktur pemegang saham wajib mendapatkan izin resmi dari pemerintah. Sebelumnya, BYAN bersama tiga anak perusahaannya sempat mengumumkan status keadaan memaksa (force majeure) terkait pemenuhan pasokan batu bara karena permohonan perubahan RKAB yang belum diterbitkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.25
Bahlil Pastikan Tambahan Produksi BYAN Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.12
RKAB Terbit! Produksi Batu Bara Bayan Ditambah, Bahlil Buka Suara
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.50
ESDM Pastikan RKAB Tiga Anak Usaha BYAN Terbit, Total Kuota Produksi 15-20 Juta Ton
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.01
Resmi! Bayan Dapat Tambahan Produksi Batu Bara 15-20 Juta Ton
Berita terkait
Bayan Umumkan Alami Force Majeure di Tengah Isu Haji Isam Borong Saham
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.22
Usai Haji Isam Beli Saham Low Tuck Kwong, Revisi RKAB Bayan Terbit!
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.32
Bayan Force Majeure Gegara RKAB Habis, ESDM Buka Suara
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.00
ESDM Ungkap Alasan Belum Terbitkan Persetujuan RKAB Bayan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01