RKAB Batu Bara Mulai Pulih, UNTR Hadapi Ancaman El Nino
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT United Tractors Tbk (UNTR) mulai melihat tanda-tanda pemulihan aktivitas pertambangan batu bara setelah pemerintah merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Direktur UNTR Andreas menyatakan bahwa revisi RKAB menjadi faktor kunci yang mendorong peningkatan permintaan alat berat, khususnya big machine yang banyak digunakan di sektor pertambangan. Namun, perseroan masih menghadapi risiko dari fenomena El Nino di Kalimantan yang berpotensi menghambat operasional tambang.
Hingga Juli 2026, penjualan alat berat Komatsu UNTR mencapai 2.393 unit, mengalami penurunan 23% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama terjadi pada penjualan big machine untuk sektor pertambangan yang anjlok 49%. Meski demikian, penjualan alat berat mulai memperlihatkan perbaikan pada Juli 2026 dengan penjualan mencapai 399 unit, naik 31% dibandingkan Juni sebelumnya.
Pada sisi lain, produksi batu bara yang ditangani Pamapersada Nusantara (PAMA) juga meningkat 10% secara bulanan menjadi 13 juta ton pada Juli 2026. Namun, volume pemindahan tanah atau overburden removal PAMA hingga Juli 2026 turun 10% menjadi 573 juta BCM dibandingkan 637 juta BCM tahun sebelumnya. Kinerja keuangan UNTR pada semester I-2026 juga tertekan dengan pendapatan bersih Rp58,3 triliun, turun 15% dari Rp68,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.15
Sungai Kapuas Mengering, Pengusaha Batu Bara Buka Suara
Berita terkait
Sungai Kapuas Mengering, Aktivitas Angkut Batu Bara Mulai Terdampak
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.05
Saat Sungai Mahakam Surut Bikin Tongkang Batu Bara Tak Bisa Lewat
kumparan · 3 September 2026 pukul 09.28
Sungai di Kaltim Surut Imbas El Nino, Pasokan Batu Bara RI Terganggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.51
Video: Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.32