Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PSI: Denny Harusnya Malu Karena Berstatus Tersangka, Kalau Ijazah Gibran Itu Tuduhan

Kontroversi seputar keberadaan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memanas. Pakar hukum tata negara Denny Indrayana secara konsisten mempromosikan sayembara untuk menemukan atau menunjukkan ijazah tersebut, dengan total hadiah yang telah mencapai Rp1.153.050.000. Ia menyatakan bahwa keberadaan ijazah tersebut penting untuk menjaga keadilan publik dan menegaskan bahwa hukum harus mudah dipahami serta tidak hanya bergantung pada prosedur teknis.

Dedy Nur Palakka, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menanggapi pernyataan Denny dengan kritis. Ia mengingatkan Denny yang pernah dinyatakan sebagai tersangka kasus korupsi payment gateway pada 2015 agar lebih berhati-hati sebelum mengkritik orang lain. Dedy menulis di platform X bahwa Denny seharusnya merasa malu karena statusnya sebagai tersangka, dan mempertanyakan mengapa sayembara tersebut masih berlanjut hingga nilai hadiahnya melebihi Rp1 miliar tanpa ada yang berhasil mengungkapkan ijazah Gibran.

Denny menekankan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal hukum formal, tetapi juga soal etika dan kewarasan nasional. Ia menegaskan bahwa jika Gibran tidak dapat menunjukkan ijazah SMA atau setarupnya, meskipun tidak ada sanksi hukum langsung, ia tetap akan menghadapi konsekuensi sosial. Sehingga, menurutnya, penting bagi publik untuk tidak mengabaikan isu ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait