PSI Hanya Bisa Pasrah Soal Perombakan Aturan Pemilu: Kami Tak Ada di DPR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan siap menghadapi perubahan aturan pemilu, termasuk revisi ambang batas parlemen (parliamentary threshold), meskipun tidak memiliki kursi di DPR. Sekretaris Jenderat PSI Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa partainya tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan di parlemen, sehingga hanya dapat mengikuti keputusan yang dibuat oleh partai-partai yang memiliki representasi di DPR. Namun, PSI tetap akan berkompetisi dalam Pemilu 2029. Raja Juli mengingatkan agar perubahan ambang batas tidak menyebabkan lebih banyak suara pemilih kehilangan representasi, seperti yang terjadi dalam pemilu sebelumnya dengan ambang batas 4 persen yang membuat sekitar 16 juta suara tidak memperoleh kursi di DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 03.00
PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU
kumparan · 25 September 2026 pukul 14.32
Wacana Pileg-Pilpres 2029 Mau Dipisah Lagi, PSI Bicara Inkonsistensi DPR
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.21
PSI soal PT 7%: NasDem Gak Lolos, Tak Banyak yang Sedih, tapi Suara Terbuang
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.09
Dasco soal Usul Ambang Batas Parlemen dan Syarat Capres: Terlalu Dini
Berita terkait
PKS Sebut Ambang Batas 5% Masuk Akal, Usul 2 Cara Tampung Suara Terbuang
Detik.com · 18 September 2026 pukul 07.18
Bestari Barus: PSI Tak Takut Ambang Batas Parlemen 5 Persen
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.14
PKB Nilai Ambang Batas Parlemen 5 Persen Proporsional dan Relevan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.06
Siap Hadapi Pemilu 2029, PSI: Sekarang Ada Kaesang dan Jokowi, Kami Tidak Ada Masalah
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.45