PSI: PDIP Fitnah Jokowi Punya Bunker, tapi Takut Sahkan RUU Perampasan Aset, Jangan-jangan...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik dugaan bunker uang di kediaman Presiden Joko Widodo kembali memanas setelah politikus PDI Perjuangan Beathor Suryadi menyatakan adanya tempat penyimpanan uang di bawah rumahnya. Beathor menyebutkan nilai uang di bunker diduga melebihi sejumlah kasus korupsi sebelumnya, seperti penemuan Rp920 miliar milik mantan Kepala Biddiklat Hukum dan Peradilan MA Zarof Ricar pada 2024. Namun, ia tidak merinci jumlah pasti uang yang tersimpan.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti kontradiksi sikap PDIP terkait isu ini. Juru bicara PSI Dian Sandi Utama mempertanyakan mengapa kader PDIP yang sebelumnya mengklaim adanya bunker justru enggan mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset. Dian mencurigai apakah para politikus PDIP termasuk pemimpin partai sempat memiliki bunker serupa.
Di sisi lain, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan dukungan terhadap RUU Perampasan Aset, namun menekankan perlunya perbaikan terhadap aparatur penegak hukum terlebih dahulu. Menurutnya, risiko penyalahgunaan undang-undang ini sebagai alat pemerasan oleh polisi dan kejaksaan perlu dicegah melalui reformasi institusional yang lebih dulu dilakukan.
Bagikan
Berita terkait
Sahroni: RUU Perampasan Aset untuk Berantas Koruptor, Bukan Alat Abuse of Power
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.28
RUU Perampasan Aset, Pakar Bicara Tak Rampas Harta Bukan Hasil Kejahatan
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.16
Advokat Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Masyarakat: Jangan Sampai Menakuti
kumparan · 7 September 2026 pukul 10.48
PSI: PDIP Fitnah Jokowi Punya Bunker, tapi Takut Sahkan RUU Perampasan Aset
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 09.45