PT 5% Disebut Cuma Akal-akalan Penguasa Jegal Partai Gajah, Loyalis Jokowi: Bego...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Usulan kenaikan Parliamentary Threshold (PT) menjadi 5% dalam revisi UU Pemilu masih menjadi perdebatan. Loyalis Jokowi, Dede Budhyarto, membantah anggapan bahwa usulan ini merupakan strategi partai penguasa untuk menjegal PSI. Ia menyebut PSI dan partai lain seperti PPP, Hanura, Perindo, serta Partai Ummat gagal masuk DPR pada Pemilu 2024 meski ambang batas masih 4%. Dede menilai PT tidak memberi keuntungan atau kehambatan khusus pada satu partai, melainkan keputusan ditentukan oleh kepercayaan rakyat. Ia juga mengkritik kemana-mana campurkan kebencian dalam analisis politik. Dalam pertemuan koordinasi revisi UU Pemilu, Gerindra, Golkar, dan PKS sepakat dengan angka PT 5%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.34
PSI soal Usul PT 5% di RUU Pemilu: Tidak Ada Masalah, Kita Sangat Siap
JawaPos · 18 September 2026 pukul 09.16
PAN Keberatan Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Singgung Putusan MK
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 20.19
Patuh Putusan MK, PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.14
Bestari Barus: PSI Tak Takut Ambang Batas Parlemen 5 Persen
Berita terkait
PSI Usul PT di Bawah 4%, Ternyata Bukan Karena Takut Tak Lolos, tapi...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.25
PSI: Kalau Jokowi Punya Banyak Masalah, Gak Mungkin Kades Seluruh Indonesia Mau Sowan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.45
Efek Jokowi ke PSI Belum Otomatis Jadi Suara, Survei Temukan Ada Potensi Dukungan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 21.48
Mahfud MD Nilai Polemik Percepatan Pemilu Malah Jadi Promosi Politik, Jokowi Ikut Diuntungkan
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.07