Puan Minta Defisit APBN-Utang Dikelola Hati-hati dan Bertanggung Jawab
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pentingnya pengelolaan defisit APBN 2027 dengan hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab. Ia menekankan setiap pembiayaan harus dinilai dari manfaat, risiko, serta beban bagi generasi berikutnya, untuk menghindari beban tidak adil. Puan juga menyoroti kebutuhan pendapatan negara yang dikumpulkan secara adil tanpa mengurangi daya beli masyarakat, serta belanja negara yang harus lebih berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi hasil. Transfer ke daerah harus memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.58
Penerimaan Pajak Naik 30 Persen, Purbaya Targetkan Pendapatan Negara Rp3.426 Triliun
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.34
APBN 2027: Prabowo Bidik Belanja Rp4.097 Triliun dan Defisit 2,40 Persen PDB
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.44
Prabowo Beberkan Kinerja APBN hingga Juli 2026, Defisit 0,91 Persen PDB
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 19.18
Belanja Negara Tembus Rp 4.097 T di RAPBN 2027, Prabowo Fokuskan pada 8 Program Utama
Berita terkait
APBN defisit Rp240,1 triliun per Agustus 2026
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 10.12
Purbaya sebut pajak Juli tumbuh 23,7 persen, capai Rp1.224,3 triliun
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 18.20
Pemerintah dan DPR sepakati belanja negara 2027 jadi Rp4.106,26 T
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 13.15
Menkeu Suahasil: APBN Harus Terus Pertajam Belanja, Bukan Sekadar Potong Anggaran
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 19.24