Purbaya sebut pajak Juli tumbuh 23,7 persen, capai Rp1.224,3 triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penerimaan pajak Indonesia per Juli 2026 mencapai Rp1.224,3 triliun, tumbuh 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini dilakukan tanpa menaikkan tarif pajak atau memperkenalkan jenis pajak baru, melainkan fokus pada perbaikan administrasi, pengawasan, dan penutupan kebocoran sistem perpajakan. Sisi belanja negara mencapai Rp1.969,6 triliun, tumbuh 18,62 persen. Defisit APBN tercatat pada Rp235,6 triliun atau 0,91 persen dari PDB. Purbaya memproyeksikan defisit APBN akhir tahun berada di 2,85 persen PDB. Keseimbangan primer mencatat surplus Rp85,1 triliun. Hingga Juni 2026, pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun, dengan penerimaan perpajakan Rp1.187,8 triliun dan belanja negara Rp1.656 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.32
Purbaya: Pajak Per Juli 2026 Mencapai Rp1.224,3 Triliun
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.18
Penerimaan Pajak Tumbuh 23,7% Per Juli 2026, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.01
Purbaya Rombak Ratusan Pejabat Kementerian Keuangan
Berita terkait
Penerimaan Pajak Naik 30 Persen, Purbaya Targetkan Pendapatan Negara Rp3.426 Triliun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.58
Puan Minta Defisit APBN-Utang Dikelola Hati-hati dan Bertanggung Jawab
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.15
Postur RAPBN 2027 Berubah, Target Pendapatan & Belanja Tambah Rp 9,1 T
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.18
Postur RAPBN 2027 Berubah, Target Pendapatan dan Belanja Tambah Rp9,1 T
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.51