Purbaya Akui Pernah Salah Baca Likuiditas Bank, Kini Ingin Perbaiki Alat Ukurnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kesalahan dalam membaca kondisi likuiditas sistem keuangan perbankan. Ia menyatakan indikator yang selama ini digunakan belum sepenuhnya menggambarkan situasi riil, terutama alat likuid dan rasio per-NCD yang tampak baik namun tidak selaras dengan kondisi lapangan yang goncang. Purbaya meminta pengembangan instrumen pengawasan yang lebih akurat untuk menangkap perubahan likuiditas secara cepat dan mencegah risiko stabilitas perbankan. Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi erat dengan Bank Indonesia (BI) dalam pengambilan kebijakan. Pengakuan ini disampaikan setelah pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, yang sebelumnya anggota Dewan Komisioner LPS, sehingga diharapkan komunikasi dan sinergi kebijakan menjadi lebih baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 20.00
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini Harapan Purbaya hingga Dirut BEI
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 19.42
Purbaya: Kalau Pemerintah Malas Saja, Ekonomi Bisa Tumbuh 6%
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.31
Purbaya, Bos OJK dan BEI Sampaikan Harapan Buat Destry Cs, Ini Isinya!
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.38
Tok, DPR Sahkan Destry Damayanti Jabat Gubernur BI Hingga 2030
Berita terkait
Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia, DPR Pastikan Jalankan Pengawasan
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 21.26
Profil Destry Damayanti, Gubernur Bank Indonesia Baru 2026-2031
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.13
Sepak Terjang Destry Damayanti yang Bakal Disahkan Jadi Gubernur BI di Paripurna
kumparan · 1 September 2026 pukul 08.04
Gubernur Bank of England Ingatkan Ancaman AI terhadap Ekonomi Global
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.45