Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) sedang memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan akurasi penerapan desil. Purbaya menyatakan bahwa perbaikan DTSEN dilakukan setelah BPS meminta penambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan. Ia berharap database DTSEN yang lebih rapi dapat tersedia pada tahun depan, sehingga penerapan desil dapat lebih mencerminkan kondisi masyarakat yang sebenarnya.

Terkait rencana pembatasan BBM Pertalite yang mengacu pada desil, Purbaya menyatakan bahwa pihaknya masih menanti dinamika ekonomi ke depan sembari menunggu DTSEN yang lebih baru. Ia menjelaskan bahwa jika ada masalah terkait desil, pemerintah akan menangani kasus demi kasus (case by case) sampai DTSEN yang baru tersedia.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa desil adalah pemeringkatan keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, bukan sekadar ukuran tunggal kondisi ekonomi. Keluarga dibagi ke dalam 10 kelompok, dengan Desil 1 sebagai kelompok paling rendah dan Desil 10 sebagai kelompok paling tinggi. Penentuan desil didasarkan pada berbagai faktor seperti kondisi rumah, sumber air minum, energi memasak, kepemilikan aset, konsumsi listrik, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan disabilitas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait