Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu 'DTSEN Baru'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa penyempurnaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh BPS akan memperbaiki pemberian subsidi BBM Pertalite berdasarkan desil. Saat ini, DTSEN masih kurang tepat sasaran, sehingga pembatasan Pertalite menunggu dinamika ekonomi dan data yang lebih akurat. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan desil merupakan pemeringkatan relatif kesejahteraan keluarga berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, bukan ukuran tunggal pendapatan. Penentuan desil mempertimbangkan 10% keluarga dari paling rendah (desil 1) hingga teratas (desil 10). Purbaya berharap DTSEN tahun depan lebih rapi agar penerapan desil sesuai kondisi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Purbaya: DTSEN Sedang Diperbaiki
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 13.59
Purbaya soal Tukang Becak Desil 9 di BPS: Data Lagi Diperbaiki, Anggaran Rp 7 T
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.41
Heboh soal Desil, Purbaya Ngaku Keluarin Rp7 Triliun Lebih buat Sensus dan Perbaikan DTSE
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.04
Desil Salah Sasaran, Menkeu Purbaya Targetkan Perbaikan DTSEN Tahun Depan
Berita terkait
BPS Buka Suara soal Polemik Desil, Ada Kaitannya dengan Pertalite
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 06.22
Airlangga Sebut Tak Ada Penambahan Desil, Perubahan Tunggu Sensus Ekonomi 2026
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.38
Siap-siap! Pembelian Pertalite hanya Bisa Sesuai Desil Tertentu, Cek Desil BPS-Bansos Pakai NIK
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 16.15
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40