Warga Protes Salah Masuk Desil 9-10, Purbaya Benahi Data DTSEN Jelang Pembatasan Pertalite
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) setelah muncul protes warga yang merasa salah masuk kelompok desil 9-10. Pembenahan data dilakukan saat pemerintah rencana membatasi pembelian Pertaline subsidi bagi dua kelompok desil tertinggi. Purbaya mengaku mengalokasikan Rp7 triliun untuk BPS guna memperbaiki kualitas pendataan DTSEN dan persiapan Sensus Ekonomi. BPS menjelaskan penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, melainkan berbagai karakteristik sosial ekonomi seperti kepemilikan barang, daya listrik, dan pekerjaan. Perbaikan DTSEN menjadi krusial sebelum kebijakan pembatasan Pertalite diterapkan agar tidak menyentuh masyarakat yang membutuhkan subsidi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu 'DTSEN Baru'
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.23
Penjelasan Purbaya soal Kapan Pembatasan Pertalite Dimulai
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.41
Heboh soal Desil, Purbaya Ngaku Keluarin Rp7 Triliun Lebih buat Sensus dan Perbaikan DTSE
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite
Berita terkait
Airlangga Ungkap Pembatasan BBM Subsidi Sasar Jenis Kendaraan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.20
Airlangga Sebut Pembatasan Pertalite Juga Akan Mengacu Jenis Kendaraan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.05
Airlangga Sebut Tak Ada Penambahan Desil, Perubahan Tunggu Sensus Ekonomi 2026
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 15.38
Purbaya Pasang Kuda-Kuda Batasi Pertalite untuk Desil 9-10
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 06.59