Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Anggaran Rp7 T Buat BPS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengklarifikasi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang alokasi anggaran Rp7 triliun untuk Badan Pusat Statistik (BPS). Dikutip dalam keterangan resmi pada Rabu (26/8), anggaran tersebut merupakan total alokasi operasional dan program BPS untuk tahun 2026, bukan hanya untuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau sensus ekonomi. Purbaya sebelumnya menyebut dana Rp7 triliun untuk memperbaiki DTSEN yang kemungkinan menjadi sumber kebingungan publik. Ia menyatakan dana besar telah dialokasikan ke BPS untuk membenahi keakuratan data DTSEN guna menyesuaikan kriteria penerima subsidi BBM Pertalite bagi desil 9 dan 10. Pemerintah masih menunggu persiapan teknis selesai sebelum menerapkan larangan pembelian Pertalite untuk kelompok desil tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Purbaya Guyur BPS Rp7 Triliun, Salah Satunya Bereskan DTSEN
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.40
Soal Penerapan Pembatasan Pertalite, Purbaya: Tunggu 'DTSEN Baru'
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Purbaya: DTSEN Sedang Diperbaiki
Berita terkait
Kemenkeu: Anggaran Rp 7 T Total Alokasi BPS, Tak Cuma DTSEN & Sensus Ekonomi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.31
Purbaya Kucurkan Rp 7 T ke BPS buat Perbaiki Data Desil
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 05.55
Purbaya Kucurkan Rp 7 T ke BPS
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 05.55
Purbaya Benahi DTSEN Setelah Desil 9-10 Dinilai Tak Tepat Sasaran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.00