Purbaya Kucurkan Rp 7 T ke BPS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelontorkan dana Rp 7 triliun ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dana tersebut diminta BPS pada awal tahun untuk memastikan kualitas data yang menjadi basis penetapan desil. Purbaya menyatakan DTSEN mirip sensus dengan biaya hampir Rp 7 triliun. Penggelontoran dana ini respons terhadap banjir protes masyarakat atas penetapan desil yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi. Kesalahan data umum terjadi dalam proses survei, namun diharapkan hasil DTSEN tahun depan lebih akurat dan rapi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Purbaya Benahi DTSEN Setelah Desil 9-10 Dinilai Tak Tepat Sasaran
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 15.41
Heboh soal Desil, Purbaya Ngaku Keluarin Rp7 Triliun Lebih buat Sensus dan Perbaikan DTSE
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Purbaya: DTSEN Sedang Diperbaiki
Berita terkait
Bagaimana Cara Menentukan Desil? Ini Kata Kepala BPS
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.29
Terbaru! Data 290 Juta Warga RI Sudah Masuk DTSEN
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.25
BPS Jelaskan Arti Desil 1-10: Bukan Ukuran Absolut Kemiskinan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.11
Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.40