Purbaya Buka Suara soal Isu BI Bakal Masuk Kabinet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu yang beredar di media sosial tentang kemungkinan Bank Indonesia (BI) masuk kabinet dan berada di bawah Kementerian. Purbaya mempertanyakan sumber informasi tersebut dan menegaskan bahwa BI telah menjadi lembaga negara independen sejak tahun 1999 berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999. Dia menyatakan bahwa mengubah sistem yang ada saat ini terlalu dini dan kurang baik.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Kementerian Keuangan, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar kebijakan lebih koordinasi dan kinerja seluruh lembaga dapat ditingkatkan. Dia menganggap perbaikan kerja sama lebih prioritas daripada perubahan struktural.
Selain itu, Purbaya mengungkapkan bahwa DPR pernah menyampaikan keluhan tentang pengawasan BI. Menurutnya, jika Menteri Keuangan dan Presiden bisa diawasi oleh DPR, seharusnya BI juga demikian, namun asalkan dijalankan secara transparan, hal itu tidak menjadi masalah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.49
Jakarta Catatkan Inflasi Terendah Daerah Ke-2 di Pulau Jawa
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.01
BI Catat Modal Asing Masuk RI Tembus US$8,5 M di Kuartal II 2026
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.48
Sukses Cetak Laba Kedua Kali, GOTO Sebut Harga Saham Rp50 Undervalued
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 19.15
Purbaya Bantah Ajukan Diri Jadi Gubernur BI
Berita terkait
Pertemuan Suahasil dan Destry Berjalan Alot, Ini yang Dibahas
Detik.com · 24 September 2026 pukul 21.37
Rupiah Hampir Rp18 Ribu, Pertemuan Menkeu Suahasil dan Gubernur BI Sepakati 5 Pilar Fiskal-Moneter
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.40
Uang Beredar di Agustus 2026 Capai Rp10.448,1 Triliun, BI Ungkap Pendorongnya
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.53
Gubernur BI melantik Kepala Dept Kebijakan Makroprudensial
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 21.13